500 Anak Yatim Nikmati Wahana Gratis di Pasar Malam Sedangdang Pamekasan

Bagikan :
Google Facebook X WhatsApp Telegram Salin tautan

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN (SUARA WARGANET) Suasana haru dan penuh tawa bahagia menyelimuti Pasar Rakyat Sedangdang, Kabupaten Pamekasan, pada sore hari 7 Oktober 2026. Sebanyak lebih dari 500 anak yatim yang berasal dari 13 kecamatan di seluruh Kabupaten Pamekasan berkumpul untuk menikmati kesempatan istimewa bermain secara gratis di 14 wahana permainan hiburan malam milik Putra Cahaya Kediri.

Aksi sosial yang mulia ini merupakan agenda tahunan yang diinisiasi langsung oleh pendiri (founder) Yayasan Bashra Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin, atau yang akrab disapa Bang Ali. Kegiatan tersebut sengaja digelar sebagai wujud nyata kepedulian yayasan dalam menghadirkan kesetaraan kebahagiaan bagi anak-anak yatim prasejahtera di wilayah tersebut.

Saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Bang Ali menjelaskan bahwa program ini bertujuan agar anak-anak yatim dapat merasakan kegembiraan yang sama dengan anak-anak lainnya tanpa perlu memikirkan batasan biaya.

“Kami dari Bani Insan Peduli, terutama selaku founder, menginginkan para anak yatim yang mungkin orang tuanya tidak mampu secara ekonomi untuk membawa anaknya bermain di pasar malam, bisa merasakan kebahagiaan yang sama. Hari ini, seluruh 14 wahana permainan kami gratiskan khusus untuk mereka,” ujar Bang Ali dengan penuh rasa syukur.

Selain dibebaskan dari biaya tiket masuk seluruh wahana permainan, ratusan anak yatim yang hadir sejak sore hari tersebut juga mendapatkan santunan berupa uang saku dari tim relawan BIP guna menambah kebahagiaan mereka selama berada di pasar rakyat.

Antusiasme luar biasa terlihat dari padatnya area Pasar Rakyat Sedangdang oleh warga sekitar dan para pendamping. Banyak orang tua serta wali dari anak-anak yatim tersebut menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Yayasan Bashra BIP dan Bang Ali.

Salah satu warga yang mendampingi anaknya mengaku sangat bahagia melihat senyuman lebar sang buah hati saat mencoba berbagai wahana permainan, mulai dari komidi putar hingga wahana seru lainnya.

“Kami sebagai orang tua merasa bahagia sekali karena putra-putri kami bisa senang bermain tanpa beban biaya. Terima kasih banyak Bang Ali dan BIP, semoga kegiatan ini mendatangkan berkah melimpah dan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” ungkap salah seorang warga.

Gerakan sosial dari Yayasan Bashra BIP ini menegaskan komitmen mereka untuk murni bergerak di bidang kemanusiaan demi menjadi penyulut kebahagiaan bagi kaum dhuafa serta anak yatim di wilayah Madura, khususnya Pamekasan.

Pewarta (ima)

Berita Terkait

Timsus Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus DPO Dugaan Investasi Bodong di Bojonegoro
Kasus Rokok Marbol dan Perusakan Indomaret Jadi Sorotan, KWI Tagih Ketegasan Polres Pamekasan
Pasca Perusakan Gerai Ritel di Palengaan, Polres Pamekasan Gerak Cepat Lakukan Penyelidikan
Krisis Air Bersih, KWI Bergerak Bantu Warga Kampung Merapi Sampang
Dana BUMDes Karangpenang Oloh Rp369,57 Juta Dipertanyakan, Pemdes Diminta Transparan
Dugaan Kredit Rp596 Miliar Bank Jatim Disorot, APMP Jatim Desak Penanganan Transparan
Rayakan HUT Ke-28, Sanggar MAKAN ATI Pamekasan Gelar Aksara PATI, Semarakkan Tayub Madura
Satlantas Polres Gresik Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Pandanan
442xDibaca
BBG
PENULIS
BBG

Penulis dan kontributor suarawarga.net.

Tim Redaksi
EDITOR
Tim Redaksi

Editor suarawarga.net.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Timsus Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus DPO Dugaan Investasi Bodong di Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Kasus Rokok Marbol dan Perusakan Indomaret Jadi Sorotan, KWI Tagih Ketegasan Polres Pamekasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Pasca Perusakan Gerai Ritel di Palengaan, Polres Pamekasan Gerak Cepat Lakukan Penyelidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Krisis Air Bersih, KWI Bergerak Bantu Warga Kampung Merapi Sampang

Minggu, 4 Oktober 2026 - 04:04 WIB

Dana BUMDes Karangpenang Oloh Rp369,57 Juta Dipertanyakan, Pemdes Diminta Transparan

Terpopuler