PAMEKASAN (SUARA WARGANET) Suasana haru dan penuh tawa bahagia menyelimuti Pasar Rakyat Sedangdang, Kabupaten Pamekasan, pada sore hari 7 Oktober 2026. Sebanyak lebih dari 500 anak yatim yang berasal dari 13 kecamatan di seluruh Kabupaten Pamekasan berkumpul untuk menikmati kesempatan istimewa bermain secara gratis di 14 wahana permainan hiburan malam milik Putra Cahaya Kediri.
Aksi sosial yang mulia ini merupakan agenda tahunan yang diinisiasi langsung oleh pendiri (founder) Yayasan Bashra Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin, atau yang akrab disapa Bang Ali. Kegiatan tersebut sengaja digelar sebagai wujud nyata kepedulian yayasan dalam menghadirkan kesetaraan kebahagiaan bagi anak-anak yatim prasejahtera di wilayah tersebut.
Saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Bang Ali menjelaskan bahwa program ini bertujuan agar anak-anak yatim dapat merasakan kegembiraan yang sama dengan anak-anak lainnya tanpa perlu memikirkan batasan biaya.
“Kami dari Bani Insan Peduli, terutama selaku founder, menginginkan para anak yatim yang mungkin orang tuanya tidak mampu secara ekonomi untuk membawa anaknya bermain di pasar malam, bisa merasakan kebahagiaan yang sama. Hari ini, seluruh 14 wahana permainan kami gratiskan khusus untuk mereka,” ujar Bang Ali dengan penuh rasa syukur.
Selain dibebaskan dari biaya tiket masuk seluruh wahana permainan, ratusan anak yatim yang hadir sejak sore hari tersebut juga mendapatkan santunan berupa uang saku dari tim relawan BIP guna menambah kebahagiaan mereka selama berada di pasar rakyat.
Antusiasme luar biasa terlihat dari padatnya area Pasar Rakyat Sedangdang oleh warga sekitar dan para pendamping. Banyak orang tua serta wali dari anak-anak yatim tersebut menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Yayasan Bashra BIP dan Bang Ali.
Salah satu warga yang mendampingi anaknya mengaku sangat bahagia melihat senyuman lebar sang buah hati saat mencoba berbagai wahana permainan, mulai dari komidi putar hingga wahana seru lainnya.
“Kami sebagai orang tua merasa bahagia sekali karena putra-putri kami bisa senang bermain tanpa beban biaya. Terima kasih banyak Bang Ali dan BIP, semoga kegiatan ini mendatangkan berkah melimpah dan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” ungkap salah seorang warga.
Gerakan sosial dari Yayasan Bashra BIP ini menegaskan komitmen mereka untuk murni bergerak di bidang kemanusiaan demi menjadi penyulut kebahagiaan bagi kaum dhuafa serta anak yatim di wilayah Madura, khususnya Pamekasan.
Pewarta (ima)
















